The art of publishing

Polisi Tembak Mati Mahasiswa

Sejak SD, Aku diajarkan untuk percaya bahwa Tugas Polisi adalah mengayomi dan melindungi masyarakat, dan aku percaya itu, melihat kebaikan mereka, kesiagaan mereka saat membantuku ketika aku hendak menyeberang jalan raya, mengatur lalu lintas, dan menerima lembaran Rp 50.000 ku saat aku kena tilang karena memakai helm kerupuk, agar aku bisa bebas tanpa harus diadili karena melanggar pasal sekian tentang lalu lintas. Aku percaya pak Polisi adalah orang baik yang senantiasa mengayomi dan melindungi masyarakat.

Keyakinan bahwa polisi 'baik' semakin meningkat saat aku membaca Profil Hoegeng : Simbol Keteladanan Polri, mendengar begitu baik dan mulia hatinya. aku dulu tidak pernah mendengar informasi bahwa Polisi Tembak Mati Mahasiswa.

Masuk SMA, kepercayaan itu mulai memudar, aku kecewa mengapa om polisi yang menilangku waktu aku tidak memakai helm standar itu mau saja aku beri 50.000? mengapa dia tidak bertindak sebagaimana aturan yang berlaku? ahh. Urusan ini terlalu rumit.

Kawan kawan, sebagai bahan referensi anda semua, dibawah ini adalah berita Positif dan berita negatif yang pernah dilakukan oleh "Oknum" Polisi di tanah air tercinta ini.

Potret Positif Polisi


Polisi Hoegeng : Limited Edition Of Police


Semasa menjabat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), dia pernah membongkar kasus penyelundupan mobil mewah. Dia pula orang pertama mencetuskan dan menganjurkan memakai helm bagi pengendara sepeda motor, serta menganjurkan kaki mengangkang bagi pembonceng sepeda motor. Ketika itu, dia banyak mendapat kritik. Walau kemudian, setelah ia pensiun, anjurannya berbuah dimana pengendara sepeda motor menjadi sadar betapa pentingnya memakai helm.

Dia seorang yang jujur dan konsisten dalam melakukan kewajibannya sebagai polisi (kapolri). Namun ironisnya, akibat kejujuran dan keteguhannya melaksanakan tugas, dia malah diberhentikan oleh Presiden Soeharto dari jabatan Kapolri sebelum selesai masa jabatan yang seharusnya tiga tahun.

Anonim : Membantu Mendorong Gerobak Kerupuk


Polisi Tembak Mati Mahasiswa
Sumber : Kaskus
Polisi ini membantu seorang penjual kerupuk yang terlihat kesusahan menyeberang jalan raya, Pak Polisi berhati mulia ini dengan sigap mendorong gerobak penjual kerupuk tersebut.

Anonim : Membantu service Mobil

Polisi Tembak Mati Mahasiswa
Sumber : Kaskus
Polisi lalu lintas (Polantas) yang satu ini memang luar biasa, beliau mau turun tangan membantu pengguna jalan memperbaiki sebuah mobil yang mogok, salut deh buat Oom Polisi yang satu ini

Anonim : Bantu bocah perbaiki rantai


Polisi Tembak Mati Mahasiswa
Sumber : Kaskus
Tiga sekawan ini sedang membantu seorang anak kecil memperbaiki rantai sepeda yang lepas

Pengorbanan Polisi


Polisi Tembak Mati Mahasiswa
Sumber : Kaskus

Pernahkah kalian berpikir, ketika kalian sedang bersilahturahmi kerumah saudara kalian untuk lebaran, pak polisi justru sibuk dijalan raya mengamankan lalu lintas, agar kalian bisa sampai dirumah saudara kalian dengan selamat, pernahkan kalian memikirkan bagaimana perasaan istri polisi ini menunggu kedatangan suaminya dirumah. Seharusnya kita bisa lebih menghargai polisi yang seperti ini.

Potret Negatif Polisi


Peristiwa berdarah di UMI Makasar



Baru saja saya melihat sebuah video mengerikan tentang mahasiswa yang tertembak mati pada saat melakukan demonstrasi, video tersebut memperlihatkan dengan jelas polisi tembak mahasiswa, namun saya juga tidak mendapatkan informasi yang jelas terkait peristiwa ini, sangat mengerikan, kapan dan dimanapun peristiwa ini terjadi, yang jelas ada seseorang yang tertembak kepalanya ketika melakukan demo, entah siapa yang menembak? Allahu 'Alam

Lagi lagi, Polisi bertindak repserentatif, bukannya memainkan perannya sebagai mediator, sungguh sangat disayangkan sebuah peristiwa seperti ini.

selain di Makasar, masih melekat erat di otak saya bagaiaman perlakuan Oknum Polisi di Kalimantan Barat yang membantai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada saat pelantikan DPRD Kalimantan Barat beberapa waktu lalu. dibawah ini adalah beberapa foto yang saya ambil dari Tribun Pontianak News.

Polisi Tembak Mati Mahasiswa
Sumber : Tribun

Polisi Tembak Mati Mahasiswa
Sumber : Tribun

Polisi Tembak Mati Mahasiswa
Sumber : Tribun

Kriminalisasi Warga


Yang paling parah adalah kriminalisasi yang dialami oleh seorang wanita yang menolak pabrik semen masuk ke wilayahnya.

Polisi Tembak Mati Mahasiswa
Potret : Ibu-ibu di gampar polisi

Adapun kronologi kejadian kriminalisasi tersebut adalah seperti dibawah ini :

KRONOLOGI AKSI KEKERASAN 27 NOVEMBER 2014
  • Pukul 05,30 Mobil pengangkut alat-alat berat tiba dipertigaan jalan menuju tapak pabrik PT SEMEN INDONESIA
  • Pukul 06.00 Ibu-ibu yang piket jaga, mulai datang ditenda penolakan pendirian PABRIK SEMEN, serentak ketika melihat kendaraan berat berhenti di pertigaan jalan menuju tapak pabrik, ibu-ibu langsung memblokir jalan, hampir mayoritas semua perempuan dari yang muda hingga nenek-nenek,
  • Pukul 07.00 Datang preman pabrik semen mendatangi ibu-ibu dan langsung mengangkat lesung, akhirnya ibu-ibu marah dan adu mulut, selang perdebatan 5 menit kemudian preman pabrik semen (SAKIR Timbrangan) meludahi ibu-ibu karena warga tidak terima akhirnya di balas pula hal yang sama oleh ibu-ibu, serentak pak SAKIR langsung memukul ibu PAEDAH mengenai kepala perempuan separuh baya tersebut hingga jatuh pingsan,

  • Pukul 07.15 Seperti biasa kapolsek bulu beserta preman dan satpam pabrik semen datang ke tenda warga sambil pura-pura bertanya

Kapolsek bulu “ ada apa ini kok rame-rame ???
Warga “ blokir jalan karena mau ada truk masuk lokasi,
  • Pukul 09.35 Kapolres lengkap dengan pasukan, TNI,preman,satpam,wartawan datang ke tenda sambil marah-marah

Kapolres “ jadi ini seperti kemarin tidak bisa di atur ???
Warga “ njeh pak ,
Kapolres “ jadi kalo ibu-ibu tetep seperti kemarin maka pihak keamanan akan melakukan langkah seperti kemarin juga (kekerasan)
Warga “ iya pak tidak apa-apa kita sudah biasa di kasari oleh pihak polisi, ya dari tanggal 16 juni sampai sekarang perlakuan yang sama tidak pernah berubah yang di lakukan oleh pihak keamanan dimana seharusnya pihak keamanan harus melindungi masyarakat tapi kenyataanya terbalik justru pihak keamanan malah melindungi pemodal, apakah kami salah kalo ingin menyelamatkan lingkungan, apakah kami salah kalo ingin menyelamatkan anak cucu kelak, apakah kami salah kalo ingin menyelamatkan bumi pertiwi ???
  • Pukul 09.40 Pasukan brimob dan satpam semen memeriksa warga yang tidak mempunyai identitas tegaldowo (yang tidak mempunyai identitas tegaldowo di suruh pergi dari lokasi tenda), dan melarang team dokumentasi untuk mengambil gambar
  • Pukul 09,45 Pasukan brimob dan TNI mulai menambah pasukanya untuk mengusur warga
  • Pukul 10.00 Ibu-ibu memainkan lesung dan nembang IBU PERTIWI untuk melawan pihak ke amanan
  • Pukul 10.15 Pasukan brimob merampas lesung, bendera,poster,dan alat peraga lainya hingga konflik POLISI,PREMAN,SATPAM,BRIMOB melawan ibu-ibu
  • Pukul 10,21 Banyak ibu-ibu yang kena pukulan brimob, hingga bu murtini ketika mau menyelamatkan lesung di pukul oleh salah satu pasukan brimob yang bernama “ MAHMUD” akibat bentrok dengan pasukan brimob kaki bu murtini di injak hingga kuku kakinya terkelupas berdarah, di waktu yang sama ketika salah satu pemuda desa yang bernama ‘JEDOR” ingin menyelamatkan lesung yang di taruh di atas mobil BRIMOB pihak BRIMOB dan TNI malah mengkeroyok saudara JEDOR hingga terjatuh terus di injak aparat tersebut,
  • Pukul 11,30 Warga melantunkan tembang ibu pertiwi sambil berdoa,
  • Pukul 12.21 Pasukan brimob dan satpam semen mendirikan tenda di pertigaan dekat dengan tenda ibu-ibu dan menutup jalan masuk menuju tenda warga
  • Pukul 17.00 Bapak-bapak mau mengirim logistik untuk ibu-ibu di tenda, di larang masuk oleh pihak brimob dan satpam semen
  • Pukul 18.00 Ada salah satu warga lagi yang ingin mengirim makanan untuk istrinya yang sedang jaga tenda tetapi tetap di larang pihak brimob dan preman pabrik semen untuk masuk lokasi tenda
  • HINGGA kronologi ini jadi JAM 23,26 TANGGAL 27 NOVEMBER 2014 SITUASI DI TENDA MASIH MENCEKAM, BANYAK IBU-IBU YANG KELAPARAN KARENA BAPAK-BAPAK TIDAK DI PERBOLEHKAN MENGANTAR LOGISTIK KE TENDA.

Bagimu negeri.... Jiwa Raga Kami....

Lalu, akan seperti apa kelak negeri ini? Jika kami ditindas, kami minta perlindungan kepada Polisi, tapi jika Polisi yang menindas, akan kemana lagi kami meminta perlindunga???


Sumber

Facebook
Tribun News
Kaskus URL http://www.kaskus.co.id/thread/527e314d1bcb17d813000005/kebaikan-polisi-dibalik-kesangarannya/
Tag : Opini
0 Komentar untuk "Polisi Tembak Mati Mahasiswa"

Adab berkomentar : #1 Dont OOT #2 Jangan Nyepam #Bukan Link Hidup Komentar yang dianggap SPAM akan dihapus secara otomatis

Back To Top