The art of publishing

Makna Peringatan Hari AIDS

Tanggal 1 Desember ditetapkan sebagai sebagai hari AIDS Dunia - Indonesia, pada tahun 2014 ini, Indonesia menggunakan tema Cegah dan Lindungi diri, keluarga dan masyarakat dari HIV dan AIDS Dalam Rangka Perlindungan HAM.

Untuk tahun 2014 ini, Menkokesra menunjuk Menteri Hukum dan HAM sebagai sektor utama pelaksana peringatan hari AIDS sedunia (HAS) baik di tingkat lokal maupun tingkat Nasional, tidak heran jika tema yang diangkat pada peringatan hari AIDS Sedunia (HAS) tahun 2014 ini adalah "Cegah dan Lindungi diri, keluarga dan masyarakat dari HIV dan AIDS Dalam Rangka Perlindungan HAM".

Agar anda semua bisa memahami makna peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) ini, baiknya anda juga harus mengetahui sejarah Hari AIDS Sedunia (HAS) dan melihat, sejauh mana pertualangan AIDS di Indonesia.

Sejarah Singkat Hari AIDS Sedunia


Makna peringatan hari AIDS Sedunia
Pita merah sebagai lambang perang terhadap HIV/AIDS
Hari AIDS Sedunia (HAS) pertama kali dicetuskan oleh James W Bun dan Thomas Netter pada tahun 1987 di Genewa, Swiss. Ide keduanya kemudian diusulkan kepada Dr, Jonathan Mann Direktur Program AIDS Global yang saat ini lebih populer dikenal dengan nama UNAIDS.

Dr. Mann menyetujui usulan dari Jamess W Bun dan Thomass Netter, dan memutuskan bahwa pada tanggal 1 Desember 1988 menjadi hari AIDS Sedunia yang pertama.

Statistik Jumlah Kasus HIV/AIDS Di Indonesia


Jumlah statistik kasus AIDS di Indonesia semakin tahun semakin meningkat, adapun dibawah ini adalah data yang diperoleh sampai dengan bulan September 2014 :

  • Jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia yang dilaporkan per Triwulan Juli- September 2014

HIV : 7.335
AIDS : 176

  • Jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia yang dilaporkan dari 1 Januari 2014 - September 2014

HIV : 22.869
AIDS : 176

  • Secara akumulatif, Jumlah kasus HIV/AIDS di indonesia yang tercatat adalah :

HIV : 150.269
AIDS : 55.799


Memaknai Peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS)


Tema dan Icon Hari HIV/AIDS Sedunia - Indonesia
Tema dan Icon Hari HIV/AIDS Sedunia - Indonesia

Jika kita mau mulai hitung-hitungan, dari data statistik kasus AIDS yang ada diatas, maka kita akan melihat jelas bahwa setiap tahunnya, penderita AIDS semakin meningkat, dan jika tidak ada tindakan nyata akan terus meningkat seiring berjalannya waktu, Lalu pertanyaanya adalah, "Seperti apa tindakan nyata untuk melakukan perubahan tersebut?".

Hari AIDS Sedunia selalu diperingati setiap tahunnya oleh masyarakat indonesia, namun sudahkan peringatan ini membawa perubahan bagi kita? apakah peringatan ini hanya menjadi sebuah seremonial saja tanpa ada manfaat yang bisa dipetik? bahkan ironinya, ada mereka yang hari ini berteriak kencang dengan memegang pita merah untuk menyatakan perang terhada AIDS, justru besoknya ternyata didiagnosa sebagai penderita AIDS.

Sebenarnya, apa yang menyebabkan meningkatnya angka kasus AIDS ini? tidak lain adalah lemahnya mental masyarakat kita dalam menghadapi Globalisasi, oleh karena itu, Me-Revolusi Mental yang dicanangkan oleh presiden terpilih Joko Widodo sangat diperlukan. Sehingga peringatan Hari AIDS Sedunia ini tidak hanya menjadi sebuah serimonial, tetapi juga berimbas pada penurunan jumlah penderita AIDS di Indonesia.

Cara kita dalam menekan angka penderita AIDS adalah dengan memulai dari diri sendiri, dan memahami bagaimana cara penyakit ini bisa menghampiri kita, dengan begitu kita akan lebih waspada dalam bertingkah laku.

Melalui momentum pringatan Hari AIDS Sedunia ini, saya menghimbau kawan-kawan untuk mulai berpartisipasi melalui siapa diri anda, jika anda seorang pengguna Facebook, ayo Update Status anda untuk mengajak masyarakat dan teman-teman anda untuk menyadari betapa bahayanya penyakit satu ini, jika anda seorang blogger, anda bisa membuat postingan terbaru untuk menyuarakan tentang makna Hari AIDS Sedunia (HAS) ini.

Sikap kita terhadap penderita AIDS


Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya
Jauhi penyakitnya, Bukan orangnya

Penderita AID Adalah korban, kita tidak boleh menghakiminya dengan membencinya, kita hanya harus membenci penyakitnya, bukan orangnya, saya yakin, siapapun asti tidak ingin terjangkit penyakit mematikan ini.

oleh karena itu, jika anda memiliki seorang teman yang mengidap HIV/AIDS, anda tidak boleh menjauhinya, anda harus memberikan support baginya untuk bisa menjalani kehidupannya, dia juga sama seperti kita, dia butuh sahabat yang bisa mensupportnya.

Nah, itulah yang dapat saya bagikan kepada anda mengenai Makna Peringatan Hari AIDS ini, jika anda menganggap tulisan ini bermanfaat, silahkan anda bagikan tulisan ini agar teman-teman anda dapat membacanya. Terima Kasih


Sumber Rujukan :

  • http://www.aidsindonesia.or.id/news/6152/1/12/09/2014/Hari-AIDS-Sedunia-2014#sthash.dpfpbw6S.eJQcHLmu.dpbs
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_AIDS_Sedunia
  • http://www.spiritia.or.id/Stats/StatCurr.php?lang=id&gg=1
Tag : Opini
6 Komentar untuk "Makna Peringatan Hari AIDS"

keren mas tulisannya, kaya referensi.. :)

namun sepertinya harus kita sadari, fenomena ini ibarat gunung es yang hanya tampak bagian atasnya saja.. ternyata dibawah masih banyak yang belum terlihat dan terdata di Indonesia [Mediaumat.com : Maret 2012]

Setuju banget mas, harus ada pergerakan yang mampu merubah struktural dan kultural, sebab kultur bangsa indonesia tidak mengenal budaya (maaf) seks bebas dan sebagainya. namun sekarang hal hal seperti itu sudah menghinggapi dan akhirnya menjadi sebuah budaya baru yang tidak patut untuk dikembangkan, jika hal ini adalah ibarat gunung es, harus ada api yang mampu mencairkannya agar semakin lama tidak semakin besar dan bisa mencair dan hilang seiring waktu.

Adab berkomentar : #1 Dont OOT #2 Jangan Nyepam #Bukan Link Hidup Komentar yang dianggap SPAM akan dihapus secara otomatis

Back To Top