The art of publishing

Sejahtera Dengan Air

Sejahtera Dengan Air | Kalimantan barat dikenal dengan provinsi seribu sungai, memiliki kekayaan sumber daya alam yang berlimpah ruah, selain itu kelestarian tutupan hutan yang hingga saat ini masih terjaga dengan baik membuat kualitas air sungai di banyak wilayah seperti Kabupaten Kayong Utara masih utuh.

Selain memiliki banyak sungai, Kalimantan Barat juga memiliki banyak gunung yang akhirnya membuat banyaknya air terjun yang memungkinkan untuk memanfaatkan aliran air yang ada sebagai salah satu ekonomi alternatif masyarakat.

Sebut saja Poltak, bernama lengkap Miswan Edi Susanto, seorang warga desa Tanjung Belimbing, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara (KKU) Kalimantan Barat yang berhasil membuat Pico Hydro di desanya dengan memanfaatkan sumber daya air yang ada.

Sejahtera dengan air
Sejahtera Dengan Air | Poltak dan Picohydronya Sumber : Web Yayasan Palung

Sejahtera Dengan Air | Berada di tengah-tengah Taman Nasional Gunung Palung, membuat poltak mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar dan pengelola TNGP serta aktivis lingkungan lain yang peduli pada kelestarian lingkungan. Mengapa? Karena dengan adanya Pico Hidro ini, masayrakat akan semakin bersahabat dengan lingkungan, sebab jika masyarakat ingin mengembangkan Pico Hydro, secara otomatis harus ada air sungai yang bisa memutar turbin pico hydro tersebut, dan agar air sungai bisa stabil, menjaga tutupan hutan di daerah aliran sungai (DAS).

Lebih dari itu, bukan hanya nilai konservasi yang masyarakat dapatkan, tapi juga nilai ekonomi yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan harapan masyarakat bisa sejahtera dengan air.

Bagaimana masyarakat bisa Sejahtera Dengan Air lewat Picohydro? untuk menjawab pertanyaan tersebut, silahkan anda baca analisis Sejahtera Dengan Air lewat Picohydro dibawah ini :

1. Cara Kerja Picohydro

Sebagaimana pembangkit listrik tenaga air, Picohydro membutuhkan aliran air untuk bisa menghasilkan listrik. namun bedanya adalah Picohydro ini tidak memerlukan air yang besar, cukup dengan kran air ukuran 1/2 inci, sudah bisa menghidupkan lampu sebesar 100 wat, semakin besar aliran air, semakin besar pula daya listrik yang dihasilkan. Artinya dengan picohydro ini semua rumah bisa membuat picohydronya sendiri, sebagai pengganti pelita yang selama ini dipakai oleh masyarakat.

2. Sejahtera Dengan Air

Setelah paham cara kerja Picohydro, kalian pasti memahami bahwa setiap rumah bisa menciptakan PLN nya sendiri, ini akan menghemat pengeluaran masyarakat. karena masyarakat tidak perlu membeli BBM untuk mengisi pelita, dan tidak perlu membayar tagihan PLN setiap bulannya, tidak perlu ngomel saat mati lampu.

3. Rekomendasi

Melihat potensi sungai yang demikian banyaknya di Kalimantan Barat, dengan luasnya yang luar biasa pula, yang bahkan sampai saat ini masih banyak sekali deas yang belum masuk listrik, maka saya berharap setiap desa bisa memanfaatkan sumber daya air ini, untuk mengimplimentasikan UU No 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. Masyarakat seharusnya bisa lebih aktiv dengan inovasi kreatif untuk menciptakan sendiri sumber listrik yang ramah lingkungan seperti picohydro ini.
Tag : Opini
12 Komentar untuk "Sejahtera Dengan Air"

Wah keren alatnya, saya baru tau cuma mini hidro bang :D

iya, memang jarang dan sedikit sekali mereka yang mengenal Pico Hydro ini, Picohydro ini lebih kecil daripada Mikrohydro. pake air kran aja udah bisa nyala :-)

Selain mendapatkan nilai ekonomi, pemanfaatan sumber daya air untuk dengan picohydro memiliki nilai konservasi. kerenn

Iya bro, semoga dengan praktek pembuatan Picohydro ini akan semakin tertanam keinginan masyarakat untuk tetap menjaga keberadaan Air.

Asyeek, setiap rumah walaupun jauh dari kota bakalan bersinar nih, | Sejahtera Dengan Air

Boleh nih pasang picohydro di kampungku

Boleh, boleh,,,,, ide bagus tuh

Wuihh yang picohydro itu idenya sangat bagus mas.. :) Gutlak yaaa

Terima kasih, Idemu juga bagus kok, pada intinya banyak hal yang bisa dilakukan agar memperoleh kata Sejahtera Dengan Air, berhubung, air di Indonesia kan banyak banget, jakarta aja tiap taun hampir tenggelam :-) hehe

Adab berkomentar : #1 Dont OOT #2 Jangan Nyepam #Bukan Link Hidup Komentar yang dianggap SPAM akan dihapus secara otomatis

Back To Top