The art of publishing

Konsesi "siluman" di Perkebunan Kelapa sawit, HTI dan Tambang Di Desa Balai Agas

Hutan merupakan aset tak ternilai yang dimiliki oleh suatu kawasan, selain potensi ekonomi yang memanjakan kita, Hutan juga berfungsi sebagai penyelamat dunia dari dampak perubahan iklim.

namun sayangnya, Hutan di desa Balai Agas sangat retan terhadap ancaman kepuanahan, jika semua masyarakat berpikir masa bodoh, tidak menutup kemungkinan dalam jangka waktu 10 tahun tidak lagi kita dengar suara lempiau di pagi hari, atau kicauan burung di siang hari juga suara jangkrik pada malam hari.

Tidak ada lagi pemandangan hijau yang tenang, udara sejuk yang bersahabat, semua hilang berganti kebisingan dan kegersanagan.

Pertanyaannya : siapa yang bertanggung jawab terhadap keselamatan hutan ini? jawabannya adalah kita semua. baik masyarakat, pemerintah, LSM dll, semuanya memiliki tugas yang sama besar untuk berkerjasama dalam penyelamatan hutan ini. karena pada akhirnya, kita juga yang akan merasakan efek sampingnya jika hutan kita tidak kita lestari dan jaga sebagaimana mestinya.

dibawah ini adalah peta konsensi perkebunan kelapa sawit, HTI dan tambang yang ada di desa balai agas.
 dari peta tersebut bisa kita lihat, bahwa hampir 80% luas desa sudah memiliki SIUP, dan hal tersebut tidak disadari oleh masyarakat. konsesi seperti siluman, sistem abra kadabra. itu belum termasuk HPHH milik PT. Kayu Lapis, PT. Halisa dan PT. KBJ.

Lalu, Apa Hubungan Konsesi dengan Hutan? mungkin itu bukan sebuah pertanyaan, bahwa setiap PT yang masuk, tentu akan merusak hutan, mengalih fungsikan '(katanya)'. hal ini tentu menjadi PR kita semua.

bagaimana pendapat kawan2?
Tag : Opini
0 Komentar untuk "Konsesi "siluman" di Perkebunan Kelapa sawit, HTI dan Tambang Di Desa Balai Agas"

Adab berkomentar : #1 Dont OOT #2 Jangan Nyepam #Bukan Link Hidup Komentar yang dianggap SPAM akan dihapus secara otomatis

Back To Top