The art of publishing

Menunggumu

Menunggu mu,,,
menanti rapuhnya egomu
aku kan tetap setia
menanti esok lusa mungkin selamanya
cinta-cinta dihati berdinding kokoh
bersinggah sepi ku ketepikan
bersinggah rindu ku laungkan
biar asa telah mulai pudar
tapi biar ku usung
agar kembali berjalan diatas rasa cinta
menunggu mu,,,
masih menanti hatimu luluh
biar melati jadi rumput
biar mawar jadi jembalang
aku akan tetap menunggu mu
biar waktu memisahkan kita
dari jarak,ruang dan waktu
biar malam jadi belenggu
biar siang jadi ilalang penutup mata
aku kan terus menunggu mu
biar seribu kali kau bilang tidak
biar seribu kali kau gores luka
dan penolakan mu
aku akan terus menunggu
menunggu rapuhnya egomu
menanti runtuhnya keras hatimu
kecuali kau bukan takdirku
kan ku urungkan niat ku
Tag : puisi
0 Komentar untuk "Menunggumu"

Adab berkomentar : #1 Dont OOT #2 Jangan Nyepam #Bukan Link Hidup Komentar yang dianggap SPAM akan dihapus secara otomatis

Back To Top