The art of publishing

dear God

Tuhan yang memiliki kuasa atas aku dan hatiku
saat ini hamba pasrah dalam suratanmu 
hamba kan terima meski tak mau hamba ikhlaskan melepaskan cinta yng tlah terbina
oh Tuhan kau yang maha berkuasa

tunjukan hikmahmu dibalik ribuan derita yang mendera Berikan ketabahan dalam merelakan seseorang yang hamba cinta
Yakinkan ini jawab atas lantunan tangis di setiap malam yng mungkin tak terdengar oleh lirihnya
Dan Tuhan
Pintaku.... jagalah dia
Berikan yang terbaik dan yang terindah untuknya 
Tuliskan sebuah suratan yang berujung surga padanya 

Malam ini dan dalam gelap ini hamba meminta
Tuhan jawab segala kegelisahan meski terukirkan luka
Tuhan rangkul aku karna aku tahu kau selalu ada
Tuhan jamah aku dengan kasih sayangmu

Peluk erat hatiku dalam sebuah ketegaran
Dan rintihku untuk cinta yang kini tlah lelah berada di sampingku
Angin yng akn sampaikan betapa aku mencintamu . Betapa jiwa ini merindumu
Betapa hati ini membutuhkan kasihmu

Namun berbahagialah karna takkan ada lagi tangis terurai dari mataku
Karna aku tak pernah sendiri meski sepi membayangi
Ku yakin Tuhan slalu ada dan menemaniku selamanya hingga raga ini tak bernyawa lagi ..


Tag : info
4 Komentar untuk "dear God"

Ini beneran? Maksudnya ini bukan sekedar tulisan rekaan?

Mellow sekali :')
Karena tulisan ini sudah ditulis tahun lalu, sepertinya sekarang sudah tidak sedih lagi kan ya? :D

Banyak orang bilang bahwa sedih dan senang itu sama saja, sama-sama bisa menjadikan kita seperti pujangga yang pandai merangkai kata.

ini memang sudah ditulis tahun lalu kawan, dan aku juga mungkin lupa kapan tepatnya tulisan ini aku tulis, tapi aku tau persis soal apa tulisan ini, masih ada sedikit bekas disini *tunjuk dada*

gajah-gajah-gajah

galaunya kawan nhi

Tenang kawan, tidak segalau seperti yang kau lihat. hehe

Adab berkomentar : #1 Dont OOT #2 Jangan Nyepam #Bukan Link Hidup Komentar yang dianggap SPAM akan dihapus secara otomatis

Back To Top