The art of publishing

wajarkah perasaan galau itu?


Entah siapa yang menciptakan kata “Galau”. Setahu bg io, kata itu sampai sekarang belum masuk Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ngga penting untuk tahu siapa penciptanya, dan who cares kata ini ada di kamus apa ngga, bener ngga?

Jadi yang penting apa? Yang lebih penting daripada tahu arti kata “Galau” adalah untuk ngga merasakan galau itu sendiri. Kalau yang bg io tangkap, “Galau” itu artinya… hmm, ya galau. Mungkin artinya hampir sama dengan “Bimbang”, “Plin Plan”, “Bingung”?

Saking ngetrendnya nih kata, sampe ada acara di Tv swasta yang membuat program dengan judul kata “Galau”. Kenapa segitu ngetrend kata ini? Siapa yang ngebuat nih kata ngetrend? Nah kalo ini bg io tahu,… : ABG (anak baru gede), alias remaja. Dan virus galau sendiri, sekarang sudah sampai ke generasi di atas anak2 ABG, umur 20+an. Bener ngga?

Trus, koq bg io bilang “Galau itu Wajar?” Yes,… ngga ada satu orang pun di dunia ini yang ngga pernah bingung, yang ngga pernah berasa ‘down’. Semua orang pasti pernah galau. Jadi, wajar kalau kamu merasa galau.

Tapi, kalau galau ya jangan lama-lama. Gimana caranya? Evaluasi! Seperti ketika menghadapi kegagalan, coba evaluasi, kenapa bisa gagal? Dengan galau juga sama. Coba pikirkan apa duduk perkara yang sesungguhnya, dan gimana cara ngatasinnya. Tanpa ngelakuin hal ini, ya tuh kegalauan akan terus kamu rasakan. Dan, kalau kamu ngebiarin ini terjadi, ya kamu akan terus-terusan galau. Kalo udah begini, ya jangan berharap untuk bisa sukses di usia muda,… !

Jadi, galau itu wajar, tapi jangan lama-lama, OK?
Tag : cinta
0 Komentar untuk "wajarkah perasaan galau itu?"

Adab berkomentar : #1 Dont OOT #2 Jangan Nyepam #Bukan Link Hidup Komentar yang dianggap SPAM akan dihapus secara otomatis

Back To Top