The art of publishing

parahnya negeriku

Indah sekali kutipan sandiwara negeri akhir-akhir ini ya, setelah pengadaan kitab suci beberapa waktu yang lalu dijadikan lahan konspirasi  untuk memperkaya pundi-pundi pribadi. Kasus satu belum kelar datang lagi kasus yang baru dengan banyaknya calon haji yang ingin menjalankah kewajiban
ibadahnya akhirnya tertipu karena tidak jadi berangkat, bagaimana mungkin  departeman yang mengurusi dengan hal-hal yang banyak berhubungan dengan ibadah-ibadah suci berani diembat, kalau departemen yang mengurusi kehidupan keagamaan saja bisa diingkari dan dibuat permainan, bagaimana halnya dengan departemen-departeman lainnya, wah gawat ini pokoknya gawat.

Sedangkan waktu efektif perjalanan pemerintah hanya tersisi satu tahun lagi sedangkan pekerjaan rumah masih setapruk, korupsi dan perilaku korupsi masih merajalela, perangkat hukum sudah tidak bernyali dan tak bertaji, produk hukum positif hanya sebatas peraturan yang gampang diputar balikkan, apalagi soal moral perlu dipertanyakan lagi masih adakah sedikit saja yang tersisa di hati para penyandang kepercayaan di negeri ini.

Lihat saja pertunjukan hukum yang sedang terjadi, para tersangka memperlihatkan wajah bangga menjadi tersangka tidak ada rasa risih apalagi malu atas perbuatan yang disangkakan kepadanya, yang kesandung kasus, hampir disetiap lini tak luput dari kasus ini, lembaga legislatif yang notabene menjadi wakil rakyat ternyata di dalamnya gudangnya tersangka, eksekutif-yudikatif jangan ditanya lagi, belum  aparat yang katanya menjadi pagar negeri ternyata sudah jadi pagar makan tanaman, pengacara bukan lagi membela penegakan keadilan tapi hanya sekedar membela membabi buta bagaimana mengupayakan kliennya dihukum seringan-ringannya atau jika perlu dibebaskan dari segala tuduhan bagaimanapun caranya.

Si kuning tambah bertingkah, si merah tak kalah bertingkah, eh si biru malah mempesona dalam noda, si hijau ikut-ikutan memolesi lumpur nista, si hitam tambah menjelaga, kemudian bertanya ke mana dengan si putih?
adakah si putih itu?
akan adakah si putih yang katanya adalah Ratu Adil yang ditunggu kedatangannya? 

Periode pemerintahan tinggal satu tahun lagi, akankah akhir jabatan yang diembannya juga akan meninggalkan kenangan buruk seperti pemerintah-pemerintahan sebelumnya atau waktu yang relatif singkat itu mampu dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki keadaan.

Rakyat sedang gigit jari menagih janji, janji yang tak pasti di mana dulu gembar-gembor pemberantasan korupsi iti?

Renungan hadist :


عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم؛ أَنَّهُ قَالَ
 أَلاَ كُلُّكُمْ رَاعٍ. وَكُلُّكُمْ مَسْئُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ. فَاْلأَمِيْرُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ، وَهُوَ مَسْئُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ. وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ، وَهُوَ مَسْئُوْلٌ عَنْهُمْ. وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ بَعْلِهَا وَوَلَدِهِ، وَهِيَ مَسْئُوْلَةٌ عَنْهُمْ. وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ، وَهُوَ مَسْئُوْلٌ عَنْهُ. أَلاَ فَكُلُّكُمْ رَاعٍ. وَكُلُّكُمْ مَسْئُوْلٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
Dari Nabi Shallallahu alaihi wassalam bahwa beliau bersabda: 
Ketahuilah! Masing-masing kamu adalah pemimpin, dan masing-masing kamu akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dipimpin. Seorang raja yang memimpin rakyat adalah pemimpin, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap yang dipimpinnya. Seorang suami adalah pemimpin anggota keluarganya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap mereka. Seorang istri juga pemimpin bagi rumah tangga serta anak suaminya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap yang dipimpinnya. Seorang budak juga pemimpin atas harta tuannya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dipimpinnya. Ingatlah! Masing-masing kamu adalah pemimpin dan masing-masing kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.
Hadits riwayat Ibnu Umar Radhiyallahu’anhu:

kami atas nama rakyat menanti anda, wahai bapak pemimpin impian kami, yang mampu meluruskan paradigma negeri ini.

Tag : artikel
1 Komentar untuk "parahnya negeriku"

Setuju bro, pilih saya aja

Adab berkomentar : #1 Dont OOT #2 Jangan Nyepam #Bukan Link Hidup Komentar yang dianggap SPAM akan dihapus secara otomatis

Back To Top