The art of publishing

siapkan daya saing lokal

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Siswa SMK se Kota Pontianak dibawah naungan Dinas Pendidikan menggelar pameran dan lomba produk SMK di Pontianak Convention Center, Senin (20/06/2011).

Pameran bertajuk melalui keunggulan lokal kita siapkan daya saing siswa kejuruan yang dilangsungkan selama 3 hari, 20-23 Juni 2011. Pembukaan pameran dilakukan Walikota Pontianak, Sutarmidji.

Ia mengatakan kreatifitas anak-anak SMK bisa dibanggakan, hanya volumenya yang belum mendukung. Seharusnya dinas pendidikan bisa mengajak BUMN-BUMN untuk mendukung kreatifitas mereka dan diknas menyediakan anggaran untuk anak-anak berinovasi. Buktinya Pemkot sangat serius menangani masalah pendidikan.

"Saya tidak akan toleran terhadap sesuatu yang bisa merusak citra pendidikan. Saya berharap ke depan dan sesuai program pemerintah, SMK harus berbanding terbalik dengan SMU yang ada sekarang. Kita harus mengajak anak-anak SMP untuk masuk SMK dan mencetak SMK yang berkualitas, yang bisa memenuhi pasaran kerja, berkreatifitas terus seperti bidang teknologi dan sebagainya," paparnya dihadapan tamu dan peserta pameran.

Lebih lanjut Midji merasa sangat bersyukur, karena pameran tahun ini lebih meningkat baik dari peserta maupun hasil karya siswa yang berkembang dan inovasi.

"Tadi banyak saya lihat, siswa-siswa SMK di sini sudah bisa menciptakan produk-produk IT, inovasi dan kreatif. Contohnya sepatu yang dilukis. Itu punya peluan besar untuk mereka bisa berwirausaha," ucapnya.

Pemkot juga akan terus mendukung demi perkembangan siswa dan SMK. Misalnya dengan adanya KTP eletronik. "Daerah lain mengambil petugas operator dari sekolah tinggi teknik dan lainnya. Tapi saya akan coba menarik anak-anak siswa SMK 4 dan SMK 6 untuk menjadi operator e-KTP ini. Kita membutuhkan 150 operator, sebagiang dari pegawai dan sebagian dari siswa SMK 4 dan SMK 6. Kalau kita bisa sukses dengan memakai jasa mereka, ini suatu kebanggaan. Karena ini bisa dikatakan sebagai program ambisius. Kenapa? Karena harus diselesaikan dalam waktu 100 hari dengan 4.446.000 KTP yang pengerjaannya memerlukan 15 jam setiap hari," urainya panjang lebar.

Masih dalam gayanya, Midji menantang anak-anak SMK untuk bisa memperbaiki inselator (pembakar sampah) di kawasan GOR supaya mereka membuat inovasi untuk pembakaran sampah. Misalnya untuk 2 RW dibuat 1 inselator.

Midji juga meminta kantor-kantor dilingkungannya untuk membantu SMK. "Saya nanti minta anak-anak SMK 5 betulkan AC, service AC. Saya rasa banyak yang bisa dilakukan. Kantor-kantor lainnya juga coba pakai siswa SMK untuk service AC, buat kue dan sebagainya. Sehingg mereka bisa mensosialisasikan produk dan keahlian mereka," pintanya.

Dukungan pemkot tak sebatas itu saja. Pihaknya menawarkan kios-kios di beberapa pasar pada siswa smk. "Saya tawarkan kepada siswa-siswa SMK ini untuk berusaha di kios-kios yang ada. Ada di pasar dahlia dan pasar teratai. Seperti SMK 4 yang sudah diberikan kios di pasar cempaka untuk berjualan. Supaya apa? Supaya mereka bisa langsung mengaplikasikan keahlian mereka. Dan saya sangat mengapresiasi pada seluruh SMK ini yang sudah menampilkan hal-hal baik," pungkasnya.

Usai memukul gong tanda dibukanya pameran, Midji dan jajarannya mengunjungi stan-stan tersebut. Terlihat ia sangatg kagum pada produk-produk hasil buatan para siswa. Seperti sepatu yang dilukis corak insang khas melayu dari SMK 6 Pontianak dan produk lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia, Dwi Suryanto mengungkapkan pameran ini sebagai sarana dan evaluasi dari hasil pembelajaran di sekolah yang diaplikasikan di sini. "Ini sebagai wadah promosi, pembelajaran, melihat peluang usaha yang berdaya saing, serta menumbuhkan produk-produk yang berpotensi agar menarik minat masyarakat," tambahnya.

Pameran diikuti 24 SMK dari 28 SMK yang ada di kota Pontianak, SMK pertanian di Kabupaten Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, serta dunia usaha lainnya. "Kita harapkan dari pameran ini akan muncul banyak peluang usaha, kerja dan investor yang berminat pada produk serta keahlian para siswa SMK ini," jawabnya.

Penulis : Ponti Ana Banjaria
Editor : Marlen Sitinjak
Sumber : Tribun Pontianak
Tag : berita
0 Komentar untuk "siapkan daya saing lokal"

Adab berkomentar : #1 Dont OOT #2 Jangan Nyepam #Bukan Link Hidup Komentar yang dianggap SPAM akan dihapus secara otomatis

Back To Top